Perintah Dasar pada Mikrotik - Nawala Girl

Blog untuk berbagi info tentang internet sehat

BestLocalhostCrew

Jumat, 09 Februari 2018

Perintah Dasar pada Mikrotik

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh…

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan materi mengenai perintah dasar mikrotik.

A. Pendahuluan
1. Pengertian
Perintah dasar mikrotik pada dasarnya sama dengan linux, seperti penghematan perintah cukup dengan menggunakan tombol TAB di keyboard.
2. Latar Belakang
Perintah dasar mikrotik sama dengan linux, perintahnya tidak perlu diketikkan panjang cukup nama awalnya saja lalu di TAB maka akan otomatis menampilakan perintah yang diinginkan.
3. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan yaitu agar mengetahui dan memahami perintah – perintah dasar pada mikrotik.
4. Hasil yang didapatkan
Dapat memahami perintah – perintah dasar pada mikrotik dan dapat mempraktikkannya.

B. Alat dan Bahan
Laptop atau komputer

C. Uraian kegiatan


Dalam Mikrotik pasti terdapat perintah – perintah dasarnya, dan berikut adalah contohnya :

1. Perintah shutdown  : [admin@ana]>system shutdown
2. Perintah restart       : [admin@ana]>system reboot
3. Perinth reset            : [admin@ana]> system reset

4. Perintah merubah nama mesin   
    [admin@ana]>/system identity
    [admin@ana]>system identity>set name=proxy
    untuk melihat hasil konfigurasi, ketikkan “print” atau “pr”
    contoh [admin@ana]system identity>pr name:”proxy”
    lalu console akan berubah menjadi [admin@proxy]

5. Perintah merubah password        
    [admin@proxy]password​>old password
    [admin@proxy]password​>new password (ketik password baru)
    [admin@proxy]password​>retype new password
    Contoh :
    [admin@proxy]>/password
    [admin@proxy]password>old password
    [admin@proxy]password>new password ABCD
    [admin@proxy]password>retype new password ABCD

6. Perintah melihat kondisi interface
    [admin@ana]>interface print
    Flags: X – disable, D – dynamic, R – running
    #  NAME        TYPE        RX-RATE        TX-RATE        MTU
    0  R  ether1        ether        0        0           1500
    1  R ether2         ether        0        0           1500
    [admin@ana]>
    jika interfacenya ada tanda X (disable) setelah nomor (0,1) maka periksa lagi     ethernet cardnya , seharusnya R (running)
    a. Mengganti nama interface
        [admin@ana]>interface(enter)
    b. Mengganti nama ether1 menjadi public
        [admin@ana]interface>set0 name=Public
    c. Mengganti nama ether2  menjadi lokal
        [admin@ana]interface>set1 name=Local

7. Melihat paket software
    [admin@proxy]>/system package
    [admin@proxy]system package><ketikkan print atau pr>
    Flags : x – disabled

8. Menambah ip di mirotik
    [admin@ana]>ip address add address=192.168.1.2
    netmask=255.255.255.0 interface=public comment=”ether1”
    netmask=255.255.255.224 interface=local  comment=”ether2”
   
9. Setting gateway mikrotik
    [admin@ana]>/ip route add gateway=192.168.1.1

10. Setting DNS pada mikrotik
    missal : primary = 202.134.0.155, secondary = 202.134.2.5
   
[admin@ana]>ip dns set primary-dns=202.134.0.155 allow-remoterequests=yes
[admin@ana]>ip dns set secondary-dns=202.134.2.55 allow-remoterequests=yes

D. Kesimpulan
Diatas adalah contoh dari perintah – perintah dasar mikrotik. Kita perlu belajar dan memahami mengenai itu sebagai dasar dalam konfigurasi mikrotik

E. Referensi
hhttp://routerosmikrotik.blogspot.co.id

Mungkin ini sedikit yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat Sekian terimakasih...

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar